Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2012

Belajar dari burung

sabda alam


Burung terbang bersama
Membentuk barisan menembus angin-angin bertiup
Setiap kepakan sayap menggeser maju
Angin jadi kawan, berjumpa awan

Burung bernyanyi
Ditengah badai
Setiap sayap menjalani fungsi
Menjaga ikatan barisan

Terbang berbaris
Bebas tinggi diangkasa
Tak terikat, tak pula mengeluh
Mengayun sayap, mengukir cerita langit

Mereka terbang mencari arah
Mereka terbang mencari rahmat
Mereka pergi mengikuti perintah sang maharaja burung
Hingga kembali ke pangkuan sang diraja



Deskripsi Puisi : Belajar hidup kolektip bersama burung. Badai ujian dilewati bersama tanpa mengabaikan tanggung jawab. Mereka terbang bebas menjalani hidup. Tanpa terikat pada keindahan bumi yang kerdil. Dari udara mereka mencari rahmat sang pencipta. Dari udara mereka memaknai kehidupan. Dari udara samereka mengerti betapa kerdil diri mereka. Hingga mereka belajar untuk kembali untuk mengakui keesaan sang pencipta.

(Ary Toteles) 

Jumat, 13 Juli 2012

"Menyambut Sya'ban"


Merambah  setiap sukma
Menerangin  iman dalam setiap insan
aroma surgawi sudah menyebar..
memohon ampun pada setiap hamba.
berlari mengejar kemenangan
duduk bersimpu disetiap lail..
menanti rahmat menghujani bumi..


keberkahan telah datang
setiap jengkal tidak boleh tidak dilewati.
menapaki puncak kearifan.
menuju nikmat pelukan cinta.

sya'ban..sya'ban...sya'ban..
pintu ampunan
bulan penyucian..
membersihkan diri,
berikan tempat dalam diri untuk berkah langit


(Renungan menyambut Malam Nifsu Sy'aban)

Selasa, 10 Juli 2012

Sahara Nainawa Putra Rasulullah




Salam atas mu ya putra rasulullah
Salam atas para sahabatmu putra al-washi
Salam atas mu putra az-zahra
Salam atasmu pemuda pengulu surge..

Pengorbananmu mutlak dikenang
Engkau mengajarkan kami tentang kebenaran
Engkau memberitahuan kami tentang fana nya dunia
Engkau menunjukan kepada kami keserakahan manusia…

Salam atas jasad yang terpisah
Salam atas jasad yang terpenggal
Kesedihanmu adalah keluh kesah kebenaran
Hujjahmu adalah syair langit…
Dara suci yang mengalir
Bagai tinta suci yang menorah syair kebenaran

Engkau menulis sejarah dengan darah
Membayar sebuah kebenaran langit dengan nyawa…

Demi allah,,
Dizaman kami, tidak ada manusia seperti mu
Maut mu sudah diketahui, engkau tetap bersabar..
Kepedihan menimpamu, engkau tetap bersabar…
Engkau membayar sebuah kebenaran dengan segala yang engkau punya..

Ya putra rasul,
Duka mu adalah duka setiap hati nurani
Sedih mu adalah sedih para arif
Jalanmu adalah jalan setiap para syuhada..
Menggapai jannah dengan darah syuhada..

Bahkan bumi pun tak bernilai sedikitpun bagimu
Disbanding kebenaran langit.

Wahai pemuda penghulu surge,,
Semoga allah meridhoi jalan kami seperti jalanmu
Wahai putra rasul,,
Semoga hujjahmu akan kami jadi pegangan kami
Wahai putra al-washi
Kami akan mengenangmu..

by Ary Toteles

Minggu, 08 Juli 2012

Berlayar diLautan Ilmu

    1. Para pecinta menganga kelangit..
      melayangkan harapan terbang tinggi....

      jarang para pecinta menancapkan Harapan ke tanah
      biar akar ciintah tumbuh subur...

      aku lebih senang menghanyutkan haraanku ke laut...
      dimanapun dia berlabu, disitulah yang harus kupasrahkan hasil..

      demi cinta ilahi, demi cinta sang khaliq, aku akan terus mengarungi samudra ilmu... moga sampai pada pulau firdaus..

Minggu, 24 Juni 2012

Aku Wanita…


(Ini Untuk Wanita .. ketika ku mendengar Keluhannya… beberapa tahun Silam)



Wanita
dengan membacakan diri pada altar kehidupan
hikayat hikayat jalan ku tak semulus dan seindah harapan..
laku dan tingkah mendidik jiwa ini untuk tetap sadar
sadar " siapa aku, dari mana aku, dan hendak kemana jiwa ini"...

diam dan termenung, aku wanita
bertumpu pada rasa kagum dan ayat-ayat manis kaum adam..
aku slalu tergiur memasrahkan segalanya
berharap dari mereka, ada "adamku"..
nihil, hilang, belum ku kenali "siapa dia (adamku)"..

nyanyian rindu sering membisik pada jantungku
gelisahpun tak jarang menjadi santapan jiwa dalam setiap detak jantung
mencoba lapang menerima segala hal
tapi lagi-lagi, aku tetap wanita,,hanya kepekaan rasa jadi genggaman sadarku....

bertubi-tubi kaum adam menerobos
hingga menusuk relung hati,,,
dan pergi begitu saja....
saat aku cinta, mereka balas hampa...
aku wanita, hanya bisa pasrah, menanti sebuah janji...
janji tuhan dan janji kaum adam....

aku wanita, ada bukan karna iblis atau malaikat, tapi karna laki-laki
aku wanita, hanya tulang bengkok yang harus di luruskan...
tuhan, dimana "sang adam yang kamu janjikan"...
oh adam, "dengan apa aku bisa mengenalmu"..
aku tersesat dalam fatamorgana kehidupan....

aku wanita, selalu menjadi tempat tamsya syahwat para msuyafir nafsu....
mereka datang dengan senyuman, meninggalkan duri dalam relung hatiku...
aku hanya wanita, apalah arti kenikmatan tanpa cinta...
cinta yang kuharapkan bukan bermuara pada selangkangan...
namun, cinta yang akan membawa kita terbang kelangit..

persetubuhan bukan hanya sentuhan materi..
cinta lebih indah dari sebatas kenikmatan sentuhan tubuh...
aku pun sakit, kalian adam menikmati..
tapi dalam kalbuku, ada roman cinta yang merubah sakit jadi indah..

seribu kali aku disetubuhi tanpa cinta..
sama halnya makan ketika lapar...
tanpa rasa, tanpa nikmat....
karna hanya kerakusan yang diumbar....

cinta yang aku pahami bukan sebatas janji..
cinta yang ku mengerti adalah pemujaan
cinta yang hakiki adalah surganya dunia..
cinta yang kupahami adlah jalan keselamatan..
cinta yang ku pahami adalah pintu kemenangan..
tapi yang kalian ajarkan adalah nafsu..bukan cinta....

aku masih tetap seorang wanita...
aku tak mengeluh menjadi wanita...
disakiti, ku jadikan hikmah
disetubuhi, kujadikan rizky..
dimaki, ku jadikan koreksi..

dengan segala kelemahanku..
dengan segala kerelaanku...
dengan segala kepasrahanku...
akan ku jalani yang tersisah dengan ikhlas..
akan ku tunai segalanya dengan pengorbanan...

Sabtu, 16 Juni 2012

ZHONDIL



(Pengembara)

ZhondiL

Bertukar cerita
Mengadu duka pada kata-kata
merajut asa dengan kata
sembari menambal lubang pada diri yang kusam...

Dia berjalan tanpa alas kaki
menyusuri suramnya Hidup..
mencari sang imam untuk tempat bertopang
mencari tempat untuk menuang gelisah..

Malam mempertemukan kami dibukit cinta..
kulihat dia menggigil
kuhampiri, dan duduk disampingnya...
lalu, kami duduk berceritaa..


oh, gadis itu mirip orang buta...
mempunyai mata, namun tak mampu melihat dunia
punya telinga, tapi tak sanggup mendengar
bahkan lidahnya tak mampu berkata-kata..

sial? atau malapetaka?
bersua dengannya di malam itu
dia mengajak ku bernyanyi tentang harapan
aku mendendangkan syair surgawi

oow sial.. dia tidak mendengar...
dia tidak mampu menangkap nada-nada indah
dia belum mengenal suara Mpu nya surga..
bahkan dia pun tak mengerti keindahan....

oh gadis malang..
kau begitu lugu.
semangatmu menaiki puncak kebijaksanaan..
ternyata jalan yang kau pilih terlalu terjal
aku khawatir, kamu akan Jatuh dijurang kenistaan..
aku sadar, kamu buta..

hai gadis manis...
uluran tanganku kau lepas..
kau pilih pelaut membimbingmu menapaki gunung...
aku tau, aku bukan seorang pendaki..
setidaknya dengan mataku,telingaku, akalku,
aku bisa bimbing kau untuk sampai puncak cita..

oh gadis, engkau sudah memilih...
aku tak kuasa menahanmu..
ungkapan sayang, ku tuang dalam do'a
hati-hati gadis.. moga bisa sampai di Puncak bukit cita dan cinta..


Semua orang punya harapan dan impian,,,
tapi tidak selamanya kesempatan bersahabat kita..
Sampai Ketemu di Puncak Harapan..:-)

Senin, 21 Mei 2012

Cerita Gelap


Dalam Gelap

Sendiri, bengong..
Berteriak, tak ada menggubris.
Bahkan tuhanpun hanya mendengar..

Sepi, Bengong…
Malam menjadi ramai dengan imaginasi.
Menghayal akan Terang…

Gelap menyelimuti..
Sampai tak sadar… memiliki mata untuk melihat..
Karna yang tampak hanya bayang hitam…


Kita (manusia)


Republik Gelap
Menebar kasih dengan wajah alim
meraup untuk dari wajah lesuh penuh dosa

Menebar harapan pada para pemimpi
menuai kenikmatan diatas penderitaan imagi mereka

terus menipu
nyaman dalam gelap
ingin mencari terang..entah kemana

sudah mampu memikirkan terang
takut melangkah menuju terang

kita manusia…

Minggu, 12 Februari 2012

Antara Tanggung jawab dan Cinta.....



tanggung jawab ku maknai sebagai Sikap Pertahanan..
manipulasi dalam segala kondisi untuk tetap bertahan...

cinta sebagai alasan untuk bertahan dalam segala hal..
bukan untuk siapa, dan mengapa...
tapi hanya untuk cinta aku ingin berbagi...

cinta dalam pengertian rumi, adalah Tuhan...
Cinta dalam pengertian mulasadra sebagai Intiza...
cinta adalah cinta..... kita ada, dari cinta, oleh cinta dan untuk cinta....

tanggungjawab adalah manifestasi  cinta..
bahagia adalah pemberian cinta...

Senin, 06 Februari 2012

Mengembara II

II
Berusaha menjadi pemburu dihutan belantara..

sampai pada medan perburuan, aku tak mengerti yang kucari..
entah tujuanku apa, aku tersesat...
dan yang kupahami dari semua pencarian itu..
dikala aku tersesat, aku ingin kembali....

Mengembara I


I

Diluar sana sedang bertarung berbagai macam kata-kata...
aku terpesona.. 
aku yang mendengar tak sanggup menampung...
bisikan suara mereka begitu nyaring terdengar...
aku diam, bingung dan meratapi...
mau bertanya kesiapa tentang mengapa..
tak satu dari mereka yang mempedulikanku...
hanya kata dengan kata mengapa, "aku terasing"..
aku mau kembali duduk dirumah sembari membuka kembali lembaran lama...
mungkin disana aku punya jawaban....

Kamis, 02 Februari 2012

Mengembara III


Pulau Hikmah
Para pecinta menganga kelangit..
melayangkan harapan terbang tinggi....

jarang para pecinta menancapkan Harapan ke tanah
biar akar ciintah tumbuh subur...

aku lebih senang menghanyutkan harapanku ke laut ilmu...
berlayar dengan harapan menuju pulau hikmah
dimanapun dia berlabu, disitulah yang harus kupasrahkan hasil..
satu satu nya kompas yang ku punya adalah cinta, ya cinta

demi cinta ilahi, demi cinta sang khaliq, aku akan terus mengarungi samudra ilmu...
perahu akalku sedang melaju...ikuti arus zaman
hatiku jadi nakodah menuju pulau hikmah.
aku mencari, lagi mencari..


jika suatu saat aku tenggelam
aku berharap tenggelam dalam sadar
hingga arus zaman pun tak mampu mengoyak jiwaku
aku ingin cepat sampai


badai menghantam
akalku selalu bocor diterobos pemikiran
hingga muatan hikmah terkontaminasi dengan lainya
imaginasi bagai kabut menutup pandangan Jiwa

walau bermodal kapal akal,
hati masih belum terlalu pandai berlayar,
aku yakin, dengan jalan dalam Peta al-qur'an
aku akan sampai pada pulau hikmah

oh pulau hikmah,
dimanakah engkau
ditanahmu nan subur, cintaku akan kutancapkan
Hingga tumbuh mekar..

MUsafir Pencari hakikat



 Sumber gambar

Minggu, 22 Januari 2012

Jangan Lupa

Mencari Makan di pulau seberang
sanak family dikampung mengenang

mencari Ilmu di negeri orang
Ilmu sendiri harus dikenang

Berlayar Pulang dengan gelar
jangan lupa untuk tetap belajar


Ary Toteles

Minggu, 15 Januari 2012

MELIHAT PARA PERINDU


Melihat para perindu membacakan diri
tak segan mengeluh pada situasi
entah jarak atau waktu yang menjadi penyepi
setiap perindu pasti akan masuk pada ruang sepi..

oh para perindu, bersahabatlah dengan waktu
setiap perindu punya harapan dan impian..
tapi tidak semua kesempatan jadi sahabat perindu

Jumat, 16 Desember 2011

Saat itu sebentar lagi tiba....
Jika sampai pada waktunya..
semua harus kulepas ....


saat itu sebentar lagi kusampai... 
jika sampai pada waktunya
aku harus tersenyum hadapi

 
saat itu, dimana senyum bisa jadi tangis...
saat itu, dimana tangis bisa jadi senyum...
kesiapan kita akan menentukan perubahan itu...
senyum dan menangis,,,, 
menyesal dan menikmati...
 
 
saat itu, sebentar lagi tiba,..
 
(refleksi Akhir Tahun) Ary Toteles  desember... 2011

Minggu, 04 Desember 2011

AKU (JIWA) BERTAMASYA KE BUMI


(Fatwa Alam 04)
I
aku
Sadar berkabut nafsu
Akpun begitu nyaman terperangkap
Hingga tak sanggup bangun
Akhirnya kumulai dengan mimpi nyata
II
Jalan-jalan itu sudah sepi
Satu persatu hilang telah pergi
Perlahan ku mengayung langkah
Sampai pada satu masa
III
Satu-satunya yang kutahu, aku sedang berjalan
aku yang sadar, tapi disini aku asing
Sadar belum mampu menyadari
Indra tak mengenal fenomena
Kulihat, kudengar, kurasa,
Aku lupa pada eksistensi ku.
IV
siapa aku?
darimana aku?
Kenapa aku disini?
Untuk apa?
Setelah ini aku hendak kemana?

Sabtu, 26 November 2011

SABDA ALAM

Jadikan Setiap penghuni Bumi sebagai Guru..
Ambil Hikmah dibalik gerak ragawi alam semesta
belajar tunduk pada sesama...
jangan angkuh memandang dunia...
asal kita adalah alam, akan kembali pada alam


Alam sedang mengajarkan kita...
hanya bagi yang berpikir, mampu menembus fenomena alam..
disana, dibalik sketsa indra, ada mutiara hikma... gali dan belajarlah pada mereka (alam)
disetiap hembusan angin, setiap alliran air, disetiap[ butir pasir, disetiap sehelai rumput, ada beribu hikma..
itu dia sabda alam, firman tuhan yang tidak disampaikan dan dituliskan oleh para pembawa risalah..



Ary toteles .. merapi 2011

Ale Rasa , beta rasa

Ale Rasa, Beta Rasa....
ale saki didaging, beta rasa dihati...
sio sudara, mari manari pegang parang...
katong bicara ala kapitang....

sio satu pung dara su malele
biking katong mau cakalele
lapas sudah dong  jang pele
biar basudara kasi ancor lele....

ale rasa, beta rasa

Kamis, 21 Juli 2011

Kau


Kau yang terindah
kau yang terbaik
kau yang agung


kau yang tak pernah kutatap wajahnya
kau yang tak pernah ku jamak
kau yang tak pernah ku sentuh
kau begitu nyata dan tak nyata


kau yang tak pernah ku kenal
terasa dekat

kau bertanya tentang sebuah harapan
ku jawab dengan diam.
bukan ku tolak,tapi itulah jawaban.


bahasa yang kau ucap, sudah ku dahului 
ku berharap permintaanmu bukan lelucon yang kau mainkan.

sampai ketemu di akhir masa pencarian, kalau tuhan berkenan aku pasti menuai permintaanmu..


jazzakallah khairan.


Kaulah Nur yang ku bicarakan. :-)


by ary toteles

Selasa, 12 Juli 2011

Wanita wanita yang pernah kusakiti

Maaf atas segala khilaf
nafsu mengiris cinta menjadi syahwat
gemgam mesrah ku jadikan renggang
sapa rayumu ku anggap pemicu naluri kebinatanganku

maafkan aku atas kebodohanku
ku bicara atas nama keimanan
ku bertindak dengan sabda syahwat
nafsu menjerumuskan rasio kedalam lubang  kehinaan

Ini bukan alibi,
ini ungkapan hatiku dengan segala kehinaan
entah sampai kapan aku harus menjadi pecundang
moga kalian bisa menerima maaf ku.

dengan segala kearifan ku junjung
segala kehinaanku kalian lebih tau
bunga rampai bujukan syaitani ku kalian sudah rasakan
aku mohon maaf lahir dan batin atas kebinatanganku...

(Ary Toteles, 12 juni 2011)