Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Mencari Jejak Di alam

Saya Berenang di Samudra Kehidupan dan belajar menerjang setiap deruh ombak. sembari meneguk Hikmah hidup.

Rabu, 05 Desember 2012

Ayah





Pergi..
Tak pernah mengira dia akan sirnah

Rasa kehilangan
Dia tiada
Tapi mengada

Merindu
Mengira dia disini

Tak percaya dia telah tiada
Karena, rinduku membuatmu ada

(ary toteles, 29 -11-2012)

Belajar dari burung

sabda alam


Burung terbang bersama
Membentuk barisan menembus angin-angin bertiup
Setiap kepakan sayap menggeser maju
Angin jadi kawan, berjumpa awan

Burung bernyanyi
Ditengah badai
Setiap sayap menjalani fungsi
Menjaga ikatan barisan

Terbang berbaris
Bebas tinggi diangkasa
Tak terikat, tak pula mengeluh
Mengayun sayap, mengukir cerita langit

Mereka terbang mencari arah
Mereka terbang mencari rahmat
Mereka pergi mengikuti perintah sang maharaja burung
Hingga kembali ke pangkuan sang diraja



Deskripsi Puisi : Belajar hidup kolektip bersama burung. Badai ujian dilewati bersama tanpa mengabaikan tanggung jawab. Mereka terbang bebas menjalani hidup. Tanpa terikat pada keindahan bumi yang kerdil. Dari udara mereka mencari rahmat sang pencipta. Dari udara mereka memaknai kehidupan. Dari udara samereka mengerti betapa kerdil diri mereka. Hingga mereka belajar untuk kembali untuk mengakui keesaan sang pencipta.

(Ary Toteles) 

Jumat, 13 Juli 2012

"Menyambut Sya'ban"


Merambah  setiap sukma
Menerangin  iman dalam setiap insan
aroma surgawi sudah menyebar..
memohon ampun pada setiap hamba.
berlari mengejar kemenangan
duduk bersimpu disetiap lail..
menanti rahmat menghujani bumi..


keberkahan telah datang
setiap jengkal tidak boleh tidak dilewati.
menapaki puncak kearifan.
menuju nikmat pelukan cinta.

sya'ban..sya'ban...sya'ban..
pintu ampunan
bulan penyucian..
membersihkan diri,
berikan tempat dalam diri untuk berkah langit


(Renungan menyambut Malam Nifsu Sy'aban)

Selasa, 10 Juli 2012

Sahara Nainawa Putra Rasulullah




Salam atas mu ya putra rasulullah
Salam atas para sahabatmu putra al-washi
Salam atas mu putra az-zahra
Salam atasmu pemuda pengulu surge..

Pengorbananmu mutlak dikenang
Engkau mengajarkan kami tentang kebenaran
Engkau memberitahuan kami tentang fana nya dunia
Engkau menunjukan kepada kami keserakahan manusia…

Salam atas jasad yang terpisah
Salam atas jasad yang terpenggal
Kesedihanmu adalah keluh kesah kebenaran
Hujjahmu adalah syair langit…
Dara suci yang mengalir
Bagai tinta suci yang menorah syair kebenaran

Engkau menulis sejarah dengan darah
Membayar sebuah kebenaran langit dengan nyawa…

Demi allah,,
Dizaman kami, tidak ada manusia seperti mu
Maut mu sudah diketahui, engkau tetap bersabar..
Kepedihan menimpamu, engkau tetap bersabar…
Engkau membayar sebuah kebenaran dengan segala yang engkau punya..

Ya putra rasul,
Duka mu adalah duka setiap hati nurani
Sedih mu adalah sedih para arif
Jalanmu adalah jalan setiap para syuhada..
Menggapai jannah dengan darah syuhada..

Bahkan bumi pun tak bernilai sedikitpun bagimu
Disbanding kebenaran langit.

Wahai pemuda penghulu surge,,
Semoga allah meridhoi jalan kami seperti jalanmu
Wahai putra rasul,,
Semoga hujjahmu akan kami jadi pegangan kami
Wahai putra al-washi
Kami akan mengenangmu..

by Ary Toteles

Minggu, 08 Juli 2012

Berlayar diLautan Ilmu

    1. Para pecinta menganga kelangit..
      melayangkan harapan terbang tinggi....

      jarang para pecinta menancapkan Harapan ke tanah
      biar akar ciintah tumbuh subur...

      aku lebih senang menghanyutkan haraanku ke laut...
      dimanapun dia berlabu, disitulah yang harus kupasrahkan hasil..

      demi cinta ilahi, demi cinta sang khaliq, aku akan terus mengarungi samudra ilmu... moga sampai pada pulau firdaus..

Si Bolang

PENGEMBARA V


Rencana Tanpa Usaha adalah Mimpi Buruk...
Usaha Tanpa Rencana Adalah Merencanakan Kegagalan...



Si Bolang
Suatu Hari ada si bolang ingin mendaki puncak bukit Bolang. namun bocah itu hanya duduk dan menghayal keadaan di puncak gunung. hari berganti hari, orang lalu lalang mendaki gunung bolang. tapi si bolang hanya duduk dan tetap menghayal keindahan puncak dari kaki bukit..

suatu saat, dia diberi tau, kalau gunung bolang akan meletus. 

si bolang berkata :  " Kenapa Nasib ku Seburuk ini, tidak sempat berada dipuncak gunung itu"?

teman dari belakang menepuk bahunya sambil berkata :" untuk menikmati keindahan gunung bolang, tidak cukup dengan menghayal dari kaki gunung. butuh kerja dan usaha untuk sampai di keindahan yang kamu hayal.."...

sebelum pergi, temannya pun berkata : sebentar lagi gununng itu akan meletus.. kamu ingin mendaki nya sekarang, atau keindahan puncak hanya jadi mitos untuk mu??



By Ary Munir Talaohu.

Minggu, 24 Juni 2012

Aku Wanita…


(Ini Untuk Wanita .. ketika ku mendengar Keluhannya… beberapa tahun Silam)



Wanita
dengan membacakan diri pada altar kehidupan
hikayat hikayat jalan ku tak semulus dan seindah harapan..
laku dan tingkah mendidik jiwa ini untuk tetap sadar
sadar " siapa aku, dari mana aku, dan hendak kemana jiwa ini"...

diam dan termenung, aku wanita
bertumpu pada rasa kagum dan ayat-ayat manis kaum adam..
aku slalu tergiur memasrahkan segalanya
berharap dari mereka, ada "adamku"..
nihil, hilang, belum ku kenali "siapa dia (adamku)"..

nyanyian rindu sering membisik pada jantungku
gelisahpun tak jarang menjadi santapan jiwa dalam setiap detak jantung
mencoba lapang menerima segala hal
tapi lagi-lagi, aku tetap wanita,,hanya kepekaan rasa jadi genggaman sadarku....

bertubi-tubi kaum adam menerobos
hingga menusuk relung hati,,,
dan pergi begitu saja....
saat aku cinta, mereka balas hampa...
aku wanita, hanya bisa pasrah, menanti sebuah janji...
janji tuhan dan janji kaum adam....

aku wanita, ada bukan karna iblis atau malaikat, tapi karna laki-laki
aku wanita, hanya tulang bengkok yang harus di luruskan...
tuhan, dimana "sang adam yang kamu janjikan"...
oh adam, "dengan apa aku bisa mengenalmu"..
aku tersesat dalam fatamorgana kehidupan....

aku wanita, selalu menjadi tempat tamsya syahwat para msuyafir nafsu....
mereka datang dengan senyuman, meninggalkan duri dalam relung hatiku...
aku hanya wanita, apalah arti kenikmatan tanpa cinta...
cinta yang kuharapkan bukan bermuara pada selangkangan...
namun, cinta yang akan membawa kita terbang kelangit..

persetubuhan bukan hanya sentuhan materi..
cinta lebih indah dari sebatas kenikmatan sentuhan tubuh...
aku pun sakit, kalian adam menikmati..
tapi dalam kalbuku, ada roman cinta yang merubah sakit jadi indah..

seribu kali aku disetubuhi tanpa cinta..
sama halnya makan ketika lapar...
tanpa rasa, tanpa nikmat....
karna hanya kerakusan yang diumbar....

cinta yang aku pahami bukan sebatas janji..
cinta yang ku mengerti adalah pemujaan
cinta yang hakiki adalah surganya dunia..
cinta yang kupahami adlah jalan keselamatan..
cinta yang ku pahami adalah pintu kemenangan..
tapi yang kalian ajarkan adalah nafsu..bukan cinta....

aku masih tetap seorang wanita...
aku tak mengeluh menjadi wanita...
disakiti, ku jadikan hikmah
disetubuhi, kujadikan rizky..
dimaki, ku jadikan koreksi..

dengan segala kelemahanku..
dengan segala kerelaanku...
dengan segala kepasrahanku...
akan ku jalani yang tersisah dengan ikhlas..
akan ku tunai segalanya dengan pengorbanan...

Sabtu, 16 Juni 2012

ZHONDIL



(Pengembara)

ZhondiL

Bertukar cerita
Mengadu duka pada kata-kata
merajut asa dengan kata
sembari menambal lubang pada diri yang kusam...

Dia berjalan tanpa alas kaki
menyusuri suramnya Hidup..
mencari sang imam untuk tempat bertopang
mencari tempat untuk menuang gelisah..

Malam mempertemukan kami dibukit cinta..
kulihat dia menggigil
kuhampiri, dan duduk disampingnya...
lalu, kami duduk berceritaa..


oh, gadis itu mirip orang buta...
mempunyai mata, namun tak mampu melihat dunia
punya telinga, tapi tak sanggup mendengar
bahkan lidahnya tak mampu berkata-kata..

sial? atau malapetaka?
bersua dengannya di malam itu
dia mengajak ku bernyanyi tentang harapan
aku mendendangkan syair surgawi

oow sial.. dia tidak mendengar...
dia tidak mampu menangkap nada-nada indah
dia belum mengenal suara Mpu nya surga..
bahkan dia pun tak mengerti keindahan....

oh gadis malang..
kau begitu lugu.
semangatmu menaiki puncak kebijaksanaan..
ternyata jalan yang kau pilih terlalu terjal
aku khawatir, kamu akan Jatuh dijurang kenistaan..
aku sadar, kamu buta..

hai gadis manis...
uluran tanganku kau lepas..
kau pilih pelaut membimbingmu menapaki gunung...
aku tau, aku bukan seorang pendaki..
setidaknya dengan mataku,telingaku, akalku,
aku bisa bimbing kau untuk sampai puncak cita..

oh gadis, engkau sudah memilih...
aku tak kuasa menahanmu..
ungkapan sayang, ku tuang dalam do'a
hati-hati gadis.. moga bisa sampai di Puncak bukit cita dan cinta..


Semua orang punya harapan dan impian,,,
tapi tidak selamanya kesempatan bersahabat kita..
Sampai Ketemu di Puncak Harapan..:-)